
Aksi Solidaritas, SRMI Tuban Lempari Mapolres Dengan Telur.
Tuban - Belasan aktifis dari Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) Kabupaten Tuban melakukan aksi unjuk rasa solidaritas atas ditangkapnya anggota SRMI di Jakarta. Mereka melakukan aksinya di depan Mapolres Tuban, Kamis (23/05/2013).
Meski hujan lebat, belasan aktifis dari SRMI tersebut tetap bertahan di depan pintu masuk Mapolres dengan melakukan orasi mengecam kekerasan aparat, serta penahanan Ketua SRMI Pusat oleh Polsek Pulogadung.
"Kami sangat mengecam kekerasan di Jakarta kepada para pendemo, terlebih setelah ketua umum kami, Wahida Baharudin Upa ikut ditahan oleh Polisi karena membela kaum miskin," teriak Irwandi, di depan Mapolres Tuban itu.

Selain itu, mereka juga memblokir pintu masuk Mapolres Tuban kurang lebih satu jam. "Kita meminta dan berharap kepada Polres Tuban untuk tidak melakukan tindakan-tindakan kekerasan terhadap masyarakat miskin. Jangan sampai kejadian di Jakarta terjadi di Tuban," ujar Hendrik.
Sebagai bentuk kekesalan tidak ditemui oleh satupun pejabat Polres Tuban untuk memberikan tanggapan dan menyatakan sikap untuk tidak melakukan kekerasan terhadap pendemo, akhirnya mereka melempari Polres Tuban dengan menggunakan telur. Setelah itu belasan aktifis yang melakukan aksi tersebut langsung membubarkan diri dengan tertib.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar