Nelayan di Tuban tidak berani melaut akibat gelombang tinggi.
Kondisi ini mamaksa para nelayan menganggur, meski diantara mereka masih mencari ikan dikawasan 5 Km dari bibir pantai. Jika tetap dipaksakan mencari ikan, nelayan hanya mendapatkan sejumlah ikan yang harga jualnya relatif rendah.
Rahmad (39), warga Kelurahan Karangsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, menuturkan untuk melaut dibutuhkan biaya sebesar Rp. 200 ribu hingga Rp. 300 ribu.
Selama beberapa hari ini nelayan harus merugi. Karena hanya mendapatkan hasil sebesar Rp 100 ribu. Bahkan tidak jarang, pulang melaut tanpa hasil.
“Biasanya kalau angin kesembilan begini bisa sampai tiga minggu. Kita hanya bisa menunggu angin dan ombak tenang. Sambil menunggu kita cari ikan dibibir pantai, terkadang ya memancing,” ungkapnya, Selasa (07/05/2013).
Bahkan para nelayan saat malam hari juga harus menjaga perahunya dibibir pantai. Karena banyak peralatan yang dapat diambil pencuri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar