Digital clock

BANNER

MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN

KABAR SEPUTAR TUBAN

JAM SUGAR FM

Sabtu, 25 Oktober 2014

PSK Warung Cargo Semen Gresik Dirazia Satpol PP Tuban.

PSK Warung Cargo Semen Gresik Dirazia Satpol PP Tuban. SU94R FM RadioNet.com   
Belasan Gadis Belia Terjaring Razia Satpol PP di Cargo Semen Gresik Tuban.
Tuban - Sejumlah petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tuban melakukan razia sejumlah warung yang berada di kawasan Cargo PT Semen Gresik, Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jumat (24/10/2014).
Sejumlah warung yang ada di Cargo tempat berhentinya truk tersebut dirazia petugas lantaran disinyalir sebagai ajang prostitusi. Dalam razia tersebut petugas berhasil mengamankan sebanyak 12 perempuan yang disinyalir sebagai seorang Pakerja Seks Komersial (PSK).

Razia penertiban warung yang disinyalir sebagai tempat prostitusi tersebut dilakukan petugas Satpol PP berdasarkan informasi dari warga masyarakat. Yang mana sebagian besar warung di lokasi Cargo Semen Gresik tersebut sering digunakan untuk tempat mesum.
"Razia ini Sebagai tindaklanjut berdasarkan informasi pengaduan dari masyarakat dan pihak perusahaan, tim kita juga melakukan penyelidikan. Kemudian kita bergerak melakukan razia," terang Heri Muharwanto, Kepala Satpol PP Pemkab Tuban.
 
Petugas yang tiba di sekitar tempat berhentinya truk pengangkut semen tersebut kemudian langsung melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah warung yang ada. Saat dilakukan pemeriksaan terdapat sejumlah wanita yang disinyalir sebagai PSK.
"Sebagian wanita yang kita amankan kita periksa identitasnya ternyata bukan orang Tuban. Mereka sempat menolak untuk kita bawa untuk kita lakukan pembinaan," lanjut Heri Muharwanto. 
Dari sebanyak 12 wanita yang diamankan oleh petugas Satpol PP saat razia tersebut salah satunya masih berusia remaja. Keberadaan para belasan wanita itu selama ini juga tidak pernah ijin kepada pihak desa setempat untuk mendirikan warung remang-remang di sekitar Cargo itu.
"Penertiban ini berdasarkan Perda nomer 13 tahun 2002 yang mengatur larangan aktivitas prostitusi. Setelah kita lakukan pendataan kemudian mereka akan kita serahkan kepada Dinas Sosial untuk mendapatkan pembinaan," pungkasnya.

Jumat, 24 Oktober 2014

Kabupaten Tuban Termiskin Peringkat Ke 7 Di Jatim.

Kabupaten Tuban Termiskin Peringkat Ke 7 Di Jatim. SU94R FM RadioNet.com   
Tuban Menempati Peringkat Ke 7 Kabupaten Termiskin di Jawa Timur.

Tuban - Kabupaten Tuban merupakan Kabupaten yang memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang cukup melimpah. Selain itu, berbagi industri mulai Industri Semen, Minyak, Listrik, dan berbagai industri lainnya banyak berdiri di Bumi Wali ini. Namun, ironisnya, Kabupaten Tuban merupakan daerah termiskin urutan ke 7 dari 38 Kabupaten dan kota di Jawa Timur.

”Empat tahun yang lalu memang Tuban merupakan daerah yang cukup minus, dan menempati urutan ke 4 daerah termiskin di Jawa Timur. Alhamdulillah saat ini bisa menempati urutan ke 7, kita masih harus terus berjuang untuk pengentasan kemiskinan ini,” terang, Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husain, Kamis (23/10/2014).
Menurutnya, dalam tiga tahun terakhir ini Pemkab Tuban berhasil menurunkan angka kemiskinan sekitar 3 persen. Sebelumnya, angka kemiskinan di Kabupaten Tuban sebanyak 21 persen dari sekitar 1 juta penduduk Tuban. Namun, saat ini angka masyarakat miskin tinggal 17 persen.
”Kita akan terus berusaha bersama dengan masyarakat untuk menekan angka kemiskinan di Kabupaten Tuban ini,” tandasnya.
Lebih lanjut, Wabub Noor Nahar mengatakan, ada beberapa cara yang dilakukan Pemkab Tuban untuk mengentaskan kemiskinan. Salah satunya melalui program gerakan membantu masyarakat miskin (Gematumaskin) yang telah dimulai pada tahun 2012 lalu.
”Progam Gematumaskin ini sangat efektif, program ini telah terbukti dapat mengurangi angka kemiskinan di Tuban. Dan diharapkan kedepan melalui berbagai program dapat menekan angka kemiskinan di Tuban,” pungkasnya.

UMK Tuban Diusulkan Sebesar Rp 1.485.000,-/Bulan.

UMK Tuban Diusulkan Sebesar Rp 1.485.000,-/Bulan. SU94R FM RadioNet.com   
Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tuban Diusulkan Sebesar Rp 1.485.000,-/Bulan.
Tuban – Setelah melalui proses yang cukup panjang akhirnya kini Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tuban diusulkan sebesar Rp 1.485.000/bulan dari upah sebelumnya Rp 1.370.000/bulan atau naik Rp 115.000,-. Rencana menetapkan kenaikan UMK tersebut akan dimulai per Januari 2015.

“Hasil rapat kami yang melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS), Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Serikat Pekerja serta jajaran Pemkab Tuban menyepakati jumlah kenaikan tersebut. Saat ini sedang kami ajukan ke Gubernur Jawa Timur,” terang Siti Chalimah, Kasi Pengupahan dan Kesejahteraan Pekerja, Dinsosnakertran Kabupaten Tuban, Kamis (23/10/2014).

Wanita berkacamata ini menjelaskan, hal mendasar untuk menentukan UMK adalah dari hasil survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL), dari hasil survey tersebut kemudian dilakukan pembahasan. Menurutnya UMK Tuban tahun 2015 ini jauh lebih tinggi dibanding kabupaten tetangga, seperti di Bojonegoro sebesar Rp 1.280.000,- dan Lamongan sebesar Rp 1.220.000,-. “Meski hanya naik sedikit tetapi masih tinggi dibanding dengan Kabupaten tetangga,” ucapnya.

Kemudian, lanjut dia, nantinya ketika rencana menetapkan UMK sudah disetujui oleh Gebernur Jatim, pihaknya akan mensosialisasikan ke tiap-tiap perusahaan yang ada di Tuban, supaya masyarakat memahami dan perusahaan pun juga mematuhi apa yang telah menjadi harapan buruh kerja.
“Setidaknya apa yang sudah menjadi pokok pembahasan ini, bisa secepatnya mendapat tanda tangan dari Gubernur,” harapnya.

BERITA POPULER SUGAR FM