Digital clock

BANNER

SUGAR FM WELCOME

SUGAR FM MENYAMPAIKAN BERITA SEPUTAR TUBAN.

KABAR SEPUTAR TUBAN

MENU BARU

JAM SUGAR FM

Senin, 21 April 2014

Semarak Kartinian Di Karaoke OK Tuban.







Semarak Kartinian Di Karaoke OK Tuban. SU94R FM RadioNet.com 
Semangat Kartini Juga Ada Pada Semua Perempuan Indonesia.
Tuban - Ada pemandangan yang berbeda dibandingkan dengan hari biasa saat masuk di salah satu tempat hiburan malam Karaoke yang berada di jalan Tuban-Semarang KM 5, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

Pasalnya dalam memperingati Hari Kartini yang jatuh pada hari ini, semua pemandu lagu atau Purel yang ada di Pub dan Karaoke OK itu berpakaian Kebaya ala Kartini. Mereka nampak anggun dengan penampilan ala Kartini itu, Senin (21/04/2014).

"Untuk sekarang ini semuanya pakai Kebaya, kita sengaja untuk ikut memperingati Hari Kartini," ujar Dwi Setya Winarti (30), salah satu pemandu lagu yang ada di Karaoke tersebut.
Tak hanya berpakaian Kebaya, mereka para perempuan tersebut juga ada yang menggunakan sanggul untuk menunjukkan bahwa mereka para perempuan yang juga harus tetap dihormati dan dan harus berjuang untuk keluarga mereka. Sedangkan  para pekerja laki-laki menggunakan Batik dan Belangkon.

"Kita juga ingin menjadi seperti sesosok Kartini yang sebagai tokoh perjuangan bagi kaum perempuan," lanjutnya.

Sementara itu, pemilik dari OK Karaoke tersebut menyatakan pihaknya memang sengaja mengajak para pegawainya tersebut untuk bersama-sama memperingati Hari Kartini untuk mengenang perjuangannya sebagai tokoh perempuan.
"Dengan kegiatan seperti ini, kita mengajak semua Ladies (Perempuan Pemandu Lagu) untuk biasa menghargai perjuangan Kartini. Supaya mereka bisa menjadikan sesosok Kartini sebagai inspirasi," terang Willy Santoso Juanda, pemilik tempat hiburan malam itu.

Willy menyatakan bahwa, mereka para perempuan yang juga menjadi pemandu lagu tersebut merupakan perempuan yang juga bisa berkarya seperti perempuan lainnya pada bidang masing-masing. 

"Mereka juga bisa berkarya seperti perempuan lain di bidangnya dan bekerja untuk keluarga. Kegiatan ini kita lakukan rutin dalam setiap tahunya untuk selalu mengingat perjuangan Kartini memperjuangkan perempuan," pungkasnya.

Lelang Barang Aval, Kades Ring 1 Datangi Pabrik PT. Semen Indonesia.







Lelang Barang Aval, Kades Ring 1 Datangi Pabrik PT. Semen Indonesia. SU94R FM RadioNet.com 
Kades Ring 1 Pertanyakan Lelang Barang Aval, Pabrik PT.Semen Indonesia.
 
Tuban - Kepala Desa (Kades) ring 1 PT. Semen Indonesia mendatangi perusahaan penghasil semen itu, Sabtu (19/04/2014) pagi. Kedatangan 20 Kades itu untuk memperjelas proses lelang barang aval milik perusaaan plat merah tersebut yang dianggap kurang terbuka. Para Kades menilai kurang transparansi lelang ini karena pengumuman melalui media cetak diluar Kabupaten Tuban pada Kamis (17/04/2014).
Kades Tuwiri Wetan, Setyobudi saat di lokasi pabrik mengatakan bahwa aksi ini bentuk kekecewaan para Kades di ring 1 PT Semen Indonesia. Karena lelang barang bekas (Aval) senilai Rp. 6 milyar dianggap kurang terbuka.
Diantaranya pengumuman mendadak, jangka waktu untuk mempersiapkan biaya dan dokumen kelengkapan sangat pendek. “Pengumuman hari Kamis, hari Jum’at-nya libur, sekarang ada open house. Untung kami tahu pengumumannya, ” ujar Setyobudi.
Menurutnya, lelang akan dilaksanakan pada Senin (21/04/2014). Jeda waktu dari pengumuman sampai lelang sangat dekat. Hal ini membuat peserta lelang akan kesulitan melengkapi persyaratan yang dibutuhkan. Diduga hal ini sengaja dibuat untuk memonopoli lelang aval tersebut.
Sehingga dia dan Kades lainnya mendesak dilakukan penundaan lelang. Tujuannya, agar tidak ada monopoli dalam lelang. “Kami minta penundaan selama 10 hari, tidak dihentikan tapi ditunda saja, ” harapnya.
Sementara itu, Kasi Bina Lingkungan Tuban PT. Semen Indonesia, Heri Kurniawan mengatakan bahwa, proses lelang sudah sesuai aturan. Seperti pihak PT. SMI selaku pemilik barang Aval sudah menjalankan aturan lelang sesuai hukum. “Ada 4 balai lelang yang ikut dan pemenang penyelenggara adalah balai lelang Star., ” Ucap Heri.
Terkait praktek monopoli dan ketidak transparansi yang dituduhkan para Kades, Dia menganggap hanya kebetulan saja. Alasannya, pengumuman dilaksanakan melalui beberapa media. ” Hanya dikarenakan serba kebetulan, Jum’at libur, seolah-olah ada permaianan, padahal tidak. Masyarakat baru tahu pengumuman tanggal 17 kemarin, sehingga memunculkan polemik,” jelasya.
Adapun hasil komunikasi antar beberapa pihak, Heri memastikan bahwa proses lelang akan tetap dilaksanakan pada Senin (21/04/2014) dengan agenda penundaan keputusan pemenang lelang. Yang akan dihadiri oleh 3 pihak, yaitu PT. SMI, balai lelang dan pejabat lelang. “Terus hari Senin depan, diupayakan bersama balai lelang, PT. SMI, Kades ring 1, Binling akan mengusulkan kepada pejabat lelang supaya diwacanakan ditunda. Dengan itu, pihak Kades harus mempersiapkan dana dan persyaratan, ” ungkapnya.

Ratusan Warga Blokir Pintu Keluar PT.Semen Indonesia.



 
Tuban - Ratusan warga ring 1 Pabrik PT. Semen Indonesia melakukan aksi blokir pintu keluar PT. Semen Indonesia, Sabtu (19/04/2014) siang. Aksi ini dipicu proses lelang aval dianggap tidak transparan. Yakni warga ring 1 tidak mendapat cukup informasi untuk mengikuti proses lelang bernilai milyaran rupiah ini.
Seperti yang diutarakan koordinator aksi, Bambang S, warga Desa Karanglo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. Dia menilai proses lelang ini tidak transparan. Sehingga terkesan dimonopoli oleh beberapa orang saja. “Kalau kami tidak bisa melihat proses lelang, tetap akan diblokir. Pabriknya di Tuban, tapi hasilnya besi dinikmati orang lain, ” Ucap Bambang dalam bahasa jawa.
Terlihat aksi sama sekali tidak dikawal oleh Polisi. Setelah aksi berjalan hampir 30 menit, hanya satu anggota polisi yang berjaga. Warga sempat bersitegang dengan petugas kemanan pabrik. Saat warga memaksa akan masuk untuk melihat proses open house. “Kalau tidak boleh masuk saya dobrak saja. Kita tetap akan disini sampai selesai, ” katanya geram.
Sementara itu, Kapolsek Kerek, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Musa Bachtiar saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa petugas sudah dianggap cukup. Aksi warga tidak anarkis, karena awalnya hanya dengar pendapat saja. “Kades sudah masuk untuk bertemu manajemen. Tadi tidak ada yang beraksi di pintu, sudah dijaga, aman semua, ” tegasnya.

Kades Ring 1 PT SI Gagal Tekan Balai Lelang.

 
Tuban - Pelaksanaan proses lelang Barang aval milik PT Semen Indonesia (PT SMI) yang digelar di Hotel Mustika, Senin (21/04/2014) berjalan alot dan gagal mencapai kata sepakat.
Alotnya proses lelang itu lantaran masih terjadi polemik antara Kepala Desa (kades) warga ring 1 dan Balai lelang Star Auction Surabaya serta PT SMI sendiri. Belum disepakatinya proses lelang ini akibat Kades ring 1 menolak mekanisme yang ditetapkan karena dianggap tidak transparan. Ada kesan pengumuman lelang itu telah direkayasa sehingga membuka peluang terjadi monopoli. Singkat kata mucul anggapan pemenang sudah diatur sejak awal.
Dalam acara jajak pendapat yang diwakili Kades Karanglo, Kecamatan Kerek, Sunandar menjelaskan bahwa dalam proses lelang terdapat banyak kecurangan. Diantaranya, perusahaan dianggap tebang pilih dalam menguasakan lelang kepada balai lelang. Sehingga, pemenang tender aval selalu diraih satu pihak saja.
Menurut Sunandar, proses lelang jelas-jelas tidak sesuai dengan aturan sehingga membuat pihaknya tidak bisa mengikuti lelang yang dijadwalkan hari ini. Ketidak berpihakan tersebut membuat dirinya tidak sepakat apabila lelang tetap dilanjutkan. Untuk itu, Sunandar meminta agar dilakukan penundaan dengan harapan agar peserta lelang bisa diikuti banyak peserta.
 
“Sekarang tergantung pendapat Panitia lelang, mau bagaimana. Kalau memang tetap dilakukan, kita meminta persetujuan PT SMI agar mencari solusi,” tandas Sunandar.
Namun perwakilan Balai lelang Star Auction, Gatot bersikukuh bahwa proses lelang sudah berjalan sesuai aturan. Mulai pengumuman, Open house dan persyaratan administrasi sudah diselesaikan.
“Apapun yang terjadi lelang akan terus dilanjutkan. Lelang sudah berjalan, silahkan kalau melihat prosesnya. Kami akan tetap melanjutkannya,” kata Gatot.
Karena terus diprotes Kades di kawasan ring 1 akhirnya perwakilan BalaiLelang kabur meninggalkan acara yang dibanjiri hujan protes dan interupsi tersebut. Meski begitu upaya Kades ring 1 yang berjuang meluruskan proses yang dianggap bengkok itu tak membuahkan hasil.
Terbukti lelang terus berjalan sesuai yang dijadwalkan. Lelang akhirnya dimenangkan Abu Hasan, seorang rekanan yang selama ini telah banyak melakukan pekerjaan proyek di lingkungan Pabrik Semen terbesar Tanah Air tersebut.

Kacung Junaedi Tewas, Motor Selip Sendiri.







Kacung Junaedi Tewas, Motor Selip Sendiri. SU94R FM RadioNet.com 
Mabuk Berat,  Motor Selip Sendiri Kacung Junaedi Tewas.
Tuban - Kacung Junaedi (59), warga Dusun Djedung, RT. 1/ RW. 5, Kelurahan Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban ditemukan tewas bersimbah darah di  Jl. Delima Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban, Jumat, (18/04/2014), sekitar pukul 00.10 WIB.
Kejadian bermula saat kakek 2 cucu itu mengendarai sepeda motor Nopol S 4319 FT miliknya. Berjalan dari arah Utara menuju arah Selatan. Sesampainya di lokasi kejadian, Kacung mengalami selip sendiri dan mengalami kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas). Korban terjatuh dan kepalanya terbentur badan jalan. Akibatnya, kepala korban mengalami luka parah. Sedangkan untuk sepeda motor korban ringsek akibat menabrak pembatas jalan.
Bagus Sujarwo (33), warga setempat sekaligus saksi mata menjelaskan bahwa korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Darah mengucur dari kepala korban dengan posisi tergeletak di sisi badan jalan. “Baunya seperti habis mabuk mas. Dengar suara tabrakan terus saya keluar rumah dan melihatnya. Tidak berani mengangkat, tapi langsung lapor Polisi saja,” ujar Bagus.
Kanit Laka Lantas, Iptu Frihamdani mengatakan bahwa kejadian laka lantas disebabkan akibat kurangnya kewaspadaan oleh korban. Diduga korban sebelumnya mabuk, sehingga saat di lokasi kejadian korban megalami selip sendiri dan meninggal di lokasi kejadian.
Selain itu, korban juga kurang mampu dalam mengendalikan jalannya sepeda motornya. Diduga mengendarai sepeda motornya terlalu kencang. “Korban mengalami luka pada kepalanya, Helmnya pecah. Baru diketahui oleh saksi saat melintas. Meninggal di lokasi langsung,” jelasnya.
Dari data jumlah laka lantas menjelaskan bahwa selama Januari sampai pertengahan April 2014 terdapat 4 korban meninggal dunia laka lantas akibat selip sendiri.
" S U G A R . F M " . STUDIO UTAMA GEMA AREK RONGGOLAWE FULL MUSIC, Radio SU94R FM 94.00 MHz Tuban Jawa Timur Indonesia, INFO TUBAN ada di: sugarfm.blogspot.com, BERITA SEPUTAR TUBAN ada di: sugarfmradionet.blogspot.com