Digital clock

BANNER

MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN

KABAR SEPUTAR TUBAN

JAM SUGAR FM

Jumat, 15 Mei 2015

BBM Jenis PERTAMAX BATAL Naik 15 Mei 2015.

BBM Jenis PERTAMAX BATAL Naik 15 Mei 2015. SU94R FM RadioNet.com   

BBM BATAL Naik 15 Mei 2015, Pertamax Tembus Rp 9.600? Ini Klarifikasi Pertamina!

SU94R FM RadioNet.com - BBM naik lagi mulai 15 Mei 2015 pukul 00.00 WIB sempat menjadi isu panas. Dalam pemberitaan media nasional, disebutkan akan ada perubahan harga dari Pertamax hingga Solar. Bahkan Pertamax akan menembus angka Rp 9.600,00. Meskipun demikian Pertamina lantas melakukan klarifikasi bahwa tidak ada kenaikan harga BBM hari ini.
Sebelumnya Pertamina merilis kenaikan harga beberapa BBM mulai Jumat dini hari ini. Kenaikan itu diterapkan untuk BBM umum dan BBK (Bahan Bakar Khusus). Rinciannya adalah sebagai berikut (untuk region III).
1. Pertamax plus Rp10.550 per liter naik Rp500 dari sebelumnya Rp10.050.
2. Pertamax Rp9.600 per liter naik Rp800 dari sebelumnya Rp8.800.
3. Pertamina dex Rp12.200 per liter naik Rp300 dari sebelumnya Rp11.900.
4. Premium Rp7.400 per liter tetap.
5. Solar/Biosolar keekonomian Rp 9.200 per liter. Solar naik signifikan Rp2.700 dari sebelumnya Rp6.900.
Meskipun demikian, Pertamina segera melakukan klarifikasi. Dalam situs resmi mereka, disebutkan bahwa ” tidak ada kenaikan harga seluruh jenis BBM yang dipasarkan perusahaan.” Pertamina merasa perlu menyampaikan hal ini karena terjadi kesimpangsiuran yang beredar di masyarakat terkait dengan harga BBM.
Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro menyebutkan, sejak diberlakukannya Perpres 191 tahun 2014, penetapan harga BBM diregulasi oleh pemerintah. BBM jenis Solar dan Kerosene, serta BBM penugasan, yaitu Premium untuk wilayah di luar Jawa, Madura, Bali ditetapkan oleh pemerintah. Akan halnya BBM umum, dalam hal ini Premium yang dipasarkan di Jawa, Madura, dan Bali, ditetapkan oleh badan usaha.
Sementara itu Bahan Bakar Khusus (BBK) yang terdiri dari Pertamax, Pertamax Plus, Pertamax Racing, Pertamina Dex, merupakan produk bahan bakar komersial yang sepenuhnya menjadi kewenangan Pertamina. Namun, Pertamina menegaskan, BBM khusu juga tidak akan mengalami perubahan harga per 15 Mei 2015. “Sampai dengan saat ini, baik pemerintah maupun Pertamina sesuai dengan kewenangannya tidak melakukan perubahan harga Solar/Biosolar bersubsidi maupun Premium. Demikian juga harga bahan bakar khusus tidak mengalami perubahan untuk periode 15 Mei 2015. Kami harapkan informasi ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” ungkap Wianda Pusponegoro.

Kamis, 14 Mei 2015

BBM Naik Jenis PERTAMAX Per 15 Mei 2015.

BBM Naik Jenis PERTAMAX Per 15 Mei 2015. SU94R FM RadioNet.com   
BBM Jenis PERTAMAX Naik Harga.
SU94R FM RadioNet.com - Beredar surat dari PT Pertamina (Persero) yang menyatakan akan menaikan harga bahan bakar khusus (BBK) dan bahan bakar minyak (BBM) umum nanti malam 15 Mei 2015 pukul:00.00 WIB pada Wilayah Marketing Operation Region III meliputi Jakarta dan Pulau Jawa bagian barat.

"Dengan ini kami beritahukan perubahan harga. Terhitung mulai 15 Mei 2015 pukul 00.00 WIB harga jual pertamax plus, pertamax dex, premium dan solar/biosolar keekonomian di SPBU di Wilayah Marketing Operation Region III," kata Manager Retail Fuel Marketing Region III Direktorat Pemasaran Pramono Sulistyo, seperti dikutip dari keterangan resminya, di Jakarta, Kamis (14/05/2015).

Adapun harga BBM dan BBK yang naik tersebut yakni:
1. Pertamax plus Rp10.550 per liter naik Rp500 dari sebelumnya Rp10.050.
2. Pertamax Rp9.600 per liter naik Rp800 dari sebelumnya Rp8.800.
3. Pertamina dex Rp12.200 per liter naik Rp300 dari sebelumnya Rp11.900.
4. Premium Rp7.400 per liter tetap.
5. Solar/Biosolar keekonomian Rp 9.200 per liter. Untuk solar naik signifikan Rp2.700 dari sebelumnya Rp6.900.

Menanggapi kenaikan tersebut, sebelumnya VP Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, kenaikan harga ini karena mengacu pada index pasar.

"Ada harga indeks pasar yang menjadi acuan. Karena pertamax series adalah jenis BBM umum maka tidak ada subsidi dari pemerintah dan harga mengikuti pergerakan indeks pasar," kata Wianda.

Senin, 02 Februari 2015

Pemotor Jadi Korban Tabrak Lari Di Pantura Jenu Tuban.

SU94R FM RadioNet.com
Tabrak Lari, Agung Prastyo Tewas Di TKP.