Digital clock

BANNER

SUGAR FM WELCOME

SUGAR FM MENYAMPAIKAN BERITA SEPUTAR TUBAN.

KABAR SEPUTAR TUBAN

MENU BARU

JAM SUGAR FM

Rabu, 16 April 2014

UNAS, LJK Bermasalah, Siswa Jadi Khawatir.







UNAS, LJK Bermasalah, Siswa Jadi Khawatir. SU94R FM RadioNet.com 
LJK Bermasalah saat UNAS Hari Terakhir.
 
Salah satu Guru saat menunjukkan lembar jawaban.
Tuban - Setelah naskah berisi salah satu kandidat calon Persiden Republik Indonesia Joko Widodo, hari terahir pelaksanaan Ujian Nasional (UN), Rabu (16/04/2014), siswa menemukan lembar jawaban komputer (LJK) bidang studi Bahasa Inggris tidak memiliki option E (pilihan E). Padahal setiap soal yang dikerjakan siswa dalam pilihan ganda memiliki option A, B, C, D dan E.
Salah satu peserta Unas, M Amir Hidayatullah (18), mengatakan,  mata pelajaran (mapel) Bahasa Inggris tidak sesuai dengan soal yang ada. Kolom pilihan di LJK ini hanya terdapat huruf A,B,C, dan D saja. Sementara dalam soal, pilihan jawaban sampai huruf E. Menemukan kejanggalan dalam LJK mliknya, siswa tersebut langsung melaporkan kepada pengawas ruangan.
“Saya laporkan ini kepada pengawas dan bapak ibu Guru,” kata Amir,siswa  MA Ash Shomadiyah, Jalan KH Agus Salim, Tuban.
Siswa tersebut mengaku sempat kaget. Dia khawatir soal yang sudah dikerjakannya tidak dapat dikoreksi oleh komputer, sehingga membuatnya tidak lulus karena kesalahan teknis yang terjadi.
“Takut saja salah, kan ini lembar dikoreksi pakai komputer,” katanya.

Sementara itu Kepala MA Ash Shomadiyah, Riza Shalahuddin Habibie, membenarkan adanya temuan LJK bermasalah itu  oleh siswanya. Dia juga mendapatkan informasi kalau beberapa Sekolah lain di Kabupaten Tuban, mengalami hal yang sama pada salah satu paket dari 20 paket soal yang ada. Hal tersebut dinilai  sangat merugikan pelajar. Karena berpengaruh pada kondisi psikis siswa dalam mengerjakan soal tersebut secara keseluruhan.
“Ada sekitar 16 siswa IPS yang mendapatkan LJK yang tidak sesuai dengan pilihan jawaban soal. Otomatis kesalahan percetakan ini merugikan peserta, karena berpengaruh dengan kondisi psikis siswa,” tambahnya.
Kesalahan itu kemudian dilaporkan ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat. Sementara ini, LJK yang tidak sesuai dengan soal tersebut telah dipisahkan dan menunggu koordinasi dari Disdikpora Tuban.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Tuban, Sutrisno menjelaskan, kejadian itu tidak hanya terjadi di Tuban, tapi, menyeluruh. Namun, begitu, siswa tidak perlu resah.
“Jika ada jawaban E, siswa cukup membuat kolom E secara manual. Dan siswa tidak perlu resah dengan itu. Nantinya, pihak Unair selaku pemindai (korektor) akan melakukan pemindahan sehingga bisa dibaca di komputer,” terang Sutrisno.

Disdikpora Tuban Minta Peserta Tak Resah.

Tuban - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Tuban, Jawa Timur meminta kepada Peserta Ujian Nasional (Unas) tidak resah, walaupun ditemukan Lembar Jawaban Kerja (LJK) tidak sama dengan soal Unas.

Himbauan tersebut, menyusul adanya permasalahan ketidaksamaan antara kolom LJK, dan juga soal Unas untuk mata pelajaran Bahasa Inggris, di sejumlah Sekolah yang ada di Tuban. Ketidaksamaannya pada kolom LJK yang hanya sampai poin A, B, C, dan D. Sementara pada soal pilihan jawaban sampai pada poin A, B, C, D, dan E. Hal ini menjadikan peserta terpaksa membuat lingkaran tambahan sendiri pada LJK untuk poin E.

"Kita minta peserta Unas jangan sampai resah dan khawatir," jelas Kepala Disdikpora Tuban, Sutrisno, Rabu (16/04/2014).

Sutrisno mengatakan, kalau Sekolah sudah diminta untuk melampirkan berita acara. Berisikan berapa siswa, dan Sekolah mana saja yang mendapatkan LJK yang tidak sesuai. Selain itu, soal, dan LJK yang sudah diisi siswa juga sudah dilampirkan menjadi satu.

Setelah itu, semua jawaban tersebut akan dilakukan pemindahan oleh petugas dari Universitas Airlangga (Unair) melalui sistem yang ada di komputer. Sehingga dengan begitu, peserta Unas tidak perlu khawatir lagi jawaban mereka tidak dikoreksi sebagaimana mestinya.

"Akan ada pemindahan dari jawaban LJK (yang tidak sesuai) milik siswa oleh petugas dari Unair," kata Sutrisno menegaskan. "Jadi siswa jangan khawatir tidak lulus karena ini," lanjutnya mengulang.

Selasa, 15 April 2014

Antara Jokowi, UNAS, dan Kecaman.







Antara Jokowi, UNAS, dan Kecaman. SU94R FM RadioNet.com 

Nama Jokowi dalam Soal Unas, Berbuah Kecaman.

 
Tuban – Beberapa Guru beserta Kepala Sekolah (Kasek) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur mengecam disebutnya beberapa kali nama Jokowi dalam soal Ujian Nasional (Unas) untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia pada hari pertama, Senin (14/04/2014) kemarin.
Kepala Sekolah (Kasek) dan Guru dari Madrasah Aliyah (MA) Ash Shomadiyah Tuban menilai, jika ada upaya politisasi soal Unas Bahasa Indonesia untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Namun mereka baru mengetahui tadi pagi, ketika salah satu siswa melaporkan kepada Gurunya kalau ada nama Jokowi ketika mereka mengerjakan soal pada hari Senin (14/04/2014) kemarin.
“Kita baru tahu tadi pagi dari laporan siswa, setelah kami coba cek soal tersebut ternyata benar,” kata Kasek MA Ash Shomadiyah, Riza Shalahuddin Habibie, Selasa (15/04/2013).

Menurut Riza,  masih banyak tokoh nasional lain yang tidak terkait dengan politik. Sehingga lebih netral dan bisa dijadikan teladan yang baik bagi siswa.
Riza meminta, dunia Pendidikan dijauhkan dari semua bentuk politik. Sehingga masuknya nama Jokowi yang juga sebagai tokoh politik, dianggap sangat tidak layak untuk dimasukkan dalam soal Unas.
“Ini sepenuhnya tanggung jawab Mendikbud (M Nuh), serta kelalaian besar bagi pembuat soal Unas,” kata pria yang juga menjadi pengasuh Ponpes Ash Shomadiyah Tuban ini.
Untuk itu pihak Sekolah akan melakukan protes kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Atas kelalaian pembuat soal yang mencantumkan nama Gubernur DKI sekaligus Calon Presiden (Capres) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
 
Berikut kutipan soal Unas yang dikecam guru dan kepala sekolah tersebut :
Ir H. Joko Widodo lahir di Surakarta 21 Juni 1961, merupakan alumnus UGM. Sejak 15 Oktober, Jokowi menjabat sebagai gubernur DKI. Tokoh yang jujur dan selalu bekerja keras ini dikenal dengan gaya blusukannya ke pelosok ibukota. Berbagai penghargaan telah beliau raih, antara lain ia termasuk salah satu tokoh terbaik dalam pengabdiannya kepada rakyat.
Sebagai tokoh seni dan budaya, beliau dinilai paling bersih dari korupsi. Namun demikian, usahanya di bidang upah minimum provinsi (UMP) mengalami kendala oleh tindakan buruh yang memanggil kembali perwakilannya saat sidang berlangsung. Buah dari pertemuan tersebut, dewan pengupahan menetakan upah Rp 2,2 juta.
Keteladanan Jokowi pada wacana di atas adalah...
a. alumni UGM yang cinta seni dan budaya
b. gemar blusukan ke pelosok wilayah
c. mengadakan pertemuan dengan dewan pengupahan
d. menjadi tokoh seniman terkemuka di DKI Jakarta
e. menerima berbagai penghargaan dan gelar

Kantor Bank BCA Tuban Terbakar.







Kantor Bank BCA Tuban Terbakar. SU94R FM RadioNet.com 
Kebakaran Menghanguskan Ruang Kantor BCA Tuban.
Tuban - Kebakaran terjadi di kantor Bank Central Asia (BCA) cabang Tuban yang berada di jalan Panglima Sudirman, Kabupaten Tuban. Senin (14/04/2014) pukul 23.00 Wib.

Kebarakan kantor BCA Cabang Tuban tersebut diduga akibat konsleting listrik yang berasal dari AC yang ada di salah satu ruangan Kantor Bank tersebut. 

Kemudian api langsung membesar dan membakar sebagian ruang yang berada di bagian belakang Kantor tersebut. Selanjutnya sejumlah pegawai dari bank BCA itu langsung memanggil petugas PMK dari Pemkab Tuban yang langsung memadamkan api.

"Saya tahunya kalau ada kebakaran tadi pas lewat mau ambil uang di ATM mas. Ternyata kok lampu di ATM mati gara-gara ada kebakaran katanya," ujar Adam, salah satu warga yang berada di depan Kantor BCA tersebut.

Satu unit pemadam kebakaran langsung bergerak begitu mendapat informasi adanya kebakaran di Kantor Bank Central Asia (BCA) cabang Tuban yang berada di jalan Panglima Sudirman.
 Kesigapan petugas PMK membuat api tidak sempat membesar dan sudah berhasil di padamkan. Api tidak sempat membesar dan membakar bangunan yang lain.

"Kalau sampai besar ini juga bahaya mas, di sekitar sini kan memang pemukiman padat penduduk. Termasuk ada rumah Dinas Kapolres yang hanya berjarak beberapa meter saja," lanjut seorang saksi mata.
Belum ada konfirmasi resmi, atas kerugian maupun penyebab kebakaran itu dari pihak Bank BCA maupun dari pihak Kepolisian Polres Tuban. Bahkan pada saat kejadian kebakaran itu, petugas dari pegawai Bank tersebut justru mengusir wartawan yang sedang mengambil foto.

Akibat kebakaran tersebut, kantor BCA yang berada di jalan Panglima Sudirman, Kota Tuban itu nampak gelap gulita lantaran mengalami mati lampu. Sedangkan untuk sejumlah mesin ATM yang berada di depan Bank BCA itu juga mati dan tak bisa digunakan.
" S U G A R . F M " . STUDIO UTAMA GEMA AREK RONGGOLAWE FULL MUSIC, Radio SU94R FM 94.00 MHz Tuban Jawa Timur Indonesia, INFO TUBAN ada di: sugarfm.blogspot.com, BERITA SEPUTAR TUBAN ada di: sugarfmradionet.blogspot.com