Digital clock

BANNER

MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN

KABAR SEPUTAR TUBAN

JAM SUGAR FM

Jumat, 31 Oktober 2014

Nanang Tewas Tersetrum Listrik Usai Kuras Tambak Benur.

Nanang Tewas Tersetrum Listrik Usai Kuras Tambak Benur. SU94R FM RadioNet.com   

Habis Kuras Tambak, Nanang Tewas Kesetrum.

Reporter : M Muthohar
Habis Kuras Tambak, Nanang Tewas Kesetrum
Tuban (beritajatim.com) - Nasib apes dialami oleh Nanang (32), seorang pekerja tambak benur asal Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Pasalnya Nanang ditemukan tewas akibat kesetrum di lokasi tambak benur di desa setempat, Kamis (30/10/2014).

Kejadian tewasnya Nanang berawal saat dia bersama dengan pekerja lainnya menguras tambak benur milik dari Malik dan Ahsin.Kemudian korban mengambil gulungan kabel listrik untuk pompa air yang ada di tambak tersebut.

"Setelah selesai nguras tambak korban masih dalam keadaan basah. Lalu mengambil gulungan kabel untuk pompa air," jelas AKP Suharyono, Kasat Reskrim Polres Tuban.

Dengan kondisi tubuh koran yang masih basah, Nanang tidak menyadari bahwa itu membahayakan dirinya. Pasalnya gulungan kabel yang diambil korban tersebut posisinya yang beraliran listrik dengan tegangan tinggi.

Saat membawa kabel yang beraliran listrik itu korban terpeleset dan terjatuh tepat di samping kolam tambak. Apesnya tangan korban memegang kabel yang terkelupas hingga membuat korban langsung tergeletak di lokasi kejadian.

"Teman korban sempat menolong dengan mencabut kabel itu. Tapi saat diperiksa korban sudah meninggal di lokasi kejadian," sambung Kasat Reskrim asli Kabupaten Bojonegoro itu.

Setelah tergeletak di pinggir tambak benur tersebut, korban kemudian sempat di bawa ke rumah Sakit Muhammadiyah, Kabupaten Tuban. Setelah dilakukan visum kemudian korban langsung kembali dibawa pulang untuk diserahkan kepada pihak keluarganya.

"Kita telah melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab pasti dari kematian korban. Kasus ini saat ini masih ditangani oleh Polsek Jenu," pungkasnya.[mut/kun]

Kamis, 30 Oktober 2014

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-93 Tahun 2014 Di Tuban.

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-93 Tahun 2014 Di Tuban. SU94R FM RadioNet.com   

Pelaksanaan TMMD Tuban Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat.

PALANG
Unjuk Kebolehan : Anggota TNI dan Polri tampil bersama usai pelaksanaan upacara penutupan
Unjuk Kebolehan : Anggota TNI dan Polri tampil bersama usai pelaksanaan upacara penutupan.
Tuban seputartuban.com – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-93 tahun 2014 di Kabupaten Tuban yang dilaksanakan selama 21 hari ditutup dengan upacara penutupan, Rabu (29/10/2014) di Lapangan Desa Cendoro, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Dalam kesempatan ini nampak integrasi lembaga pemerintah dan dukungan ribuan masyarakat yang hadir menyaksikan jalanya acara.
Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur, RB. Fattah Yasin MS mewakili Gubernur Jatim mengatakan, TMMD merupakan program nasional integrasi kementrian dan Mabes TNI. Sebagai bentuk upaya membantu pemerintah dan memberdayakan wilayah pertahanan dalam meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan.
Dengan kehadiran TNI ditengah masyarakat bersama membangun desa diharapkan dapat membangkitkan semangat kebersamaan, gotong royong serta menumbuhkan nilai-nilai keagamaan dan nilai luhur bangsa. Untuk semangat pembangunan, persatuan dan kesatuan bangsa.
MERIAH : Pangdam V Brawijaya dan Dandim 0811 Tuban saat dilokasi pameran hasil pertanian
MERIAH : Pangdam V Brawijaya dan Dandim 0811 Tuban saat dilokasi pameran hasil pertanian
“Ini juga dalam rangka mewujudkan visi Jawa timur lebih sejahtera, berkeadilan, mandiri, berdaya saing dan berakhlak, pada dasarnya adalah bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya.
Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Eko Wiratmoko mengharapkan kegiatan ini dapat lebih mendekatkan TNI dengan masyarakat maupun para pihak lainya. “Kita bersama-sama membangun daerah untuk mengetaskan kemiskinan, juga melekatkan juga antara rakyat, TNI dan Polri, kalau TNI dan Polri kuat maka negara pasti akan kuat,” ungkap Pangdam V Brawijaya.
Upacara penutupan ini tidak nampak terlalu formal bahkan menjadi ajang pesta rakyat. Karena selain mendapatkan tontonan gratis marching band, campursari, tari dan aksi para prajurit TNI dan Polri juga terdapat stand pameran hasil UKM dari Kabupaten Tuban dan sejumlah kabupaten lainya. Selain itu juga terdapat stand pembagian sembako gratis dari salah satu perusahaan. Bahkan juga terdapat pelayanan kesehatan gratis.
Dari Kiri - Bupati Tuban, Kepala Bappeda Provinsi Jatim, Pangdam V Brawijaya saat dilokasi acara
Dari Kiri – Bupati Tuban, Kepala Bappeda Provinsi Jatim, Pangdam V Brawijaya saat dilokasi acara.
Upacara penutupan TMMD itu dipimpin oleh Kepala Bappeda Provinsi Jatim selaku inspektur upacara mewakili Gubernur Jatim. Sedangkan komandan upacara dipimpin oleh Lettu Czi Slamet dan diikuti oleh sekitar 500 orang, diantaranya 1 SSK anggota Kodim 0811 Tuban, 1 SSK anggota Kompi C Yonif 521/DY (Bersenjata), 1 SSK Yon Zipur 5 (Bersenjata), Korsik Ajendam V Brawijaya, 3 SST Polres Tuban, 1 SSK gabungan Linmas dan Menwa, 1 SSK FKPPI Kab. Tuban, 2 SST Pramuka Kab.Tuban, 1 SST Masyarakat  Ru Korsik.
Hadir pula dalam kesempatan ini sejumlah pejabat Kodam V Brawijaya, Danrem 081/CPYJ Mojokerto Kol Czi Supajo, Dandim jajar Korem 081 Mojokerto, Pimpinan Daerah Kabupaten Tuban bersama Plt Sekda dan pimpinan SKPD, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan sejumlah undangan lainya.
Dalam pelaksanaan TMMD di Kabupaten Tuban ada beberapa diantaranya pengaspalan jalan sepanjang 1600 meter, pembuatan plengsengan sepanjang 713 Meter. Renovasi RTLH  (Rumah Tidak Layak Huni), pembuatan pos Kampling, renovasi Musholla, perbaikan jembatan sepanjang. Dengan waktu pelaksanaan mulai 9 Oktober 2014 sampai dengan 29 Oktober 2014. MUHLISHIN

Rabu, 29 Oktober 2014

2 Tewas Korban Tabrak Lari Di Tikungan Masjid Al-Falah Tuban.

2 Tewas Korban Tabrak Lari Di Tikungan Masjid Al-Falah Tuban. SU94R FM RadioNet.com   

BERITA POPULER SUGAR FM