Digital clock

BANNER

MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN

KABAR SEPUTAR TUBAN

JAM SUGAR FM

Sabtu, 30 Agustus 2014

Hutan Jati Kawasan Pakah Terbakar.

SU94R FM RadioNet.com
Musim Kemarau, Hutan Jati Terbakar Di Kawasan Pakah Tuban.
 
Tuban - Memasuki musim kemarau kebakaran selalu mengancam kawasan hutan Jati yang berada di wilayah Kabupaten Tuban. Selama satu bulan ini sedikitnya sudah terjadi tiga kali terjadinya kebakaran di hutan.

Seperti yang terjadi di kawasan hutan Jati Pakah, Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jumat (29/08/2014). Kebakaran hutan tersebut mengakibatkan puluhan hektare tanaman yang berada di kawasan hutan tersebut mati dan ludes dilalap si Jago Merah.

Kebakaran hutan di alas tersebut sudah terjadi sejak kemarin sore. Namun sampai dengan hari ini api masih membesar dan membakar tanaman yang ada di hutan.

"Kemarin pas saya lewat sudah kelihatan asapnya itu. Sampai sekarang apinya juga belum mati," terang Yusti, salah satu warga yang melintas di sekitar hutan jati tersebut.

Kondisi dedaunan yang kering dan banyaknya ranting serta tiupan angin yang kencang membuat api dengan cepat membesar. Sehingga dalam sekejap saja api langsung menghanguskan hektaran tanaman yang ada di hutan milik Perhutani itu.

"Saya lihat tadi tidak ada petugas yang terlihat memadamkan api. Untungnya ini jauh dari pemukiman warga," ujar Juli, warga yang berada di sekitar hutan tersebut.

Belum diketahui pasti apa penyebab dari kebakaran yang terjadi di kawasan hutan tersebut. Pasalnya hampir setiap musim kemarau kawasan hutan itu selalu terbakar dan membuat tanaman yang masih kecil mati.

"Beberapa hari kemarin yang kebakaran malah pas pinggir jalan raya pantura mas. Jadinya asapnya sampai mengganggu kendaraan yang melintas," ungkap warga sekitar hutan jati tersebut. 

Jumat, 29 Agustus 2014

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Hadiri Undangan SKSI.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Hadiri Undangan SKSI. SU94R FM RadioNet.com   
Serikat Karyawan Semen Indonesia (SKSI) Temu Kenal Dengan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar.
Tuban - Untuk menjaga hubungan baik dan silaturahmi antara Perusahaan dan Karyawan, Serikat Karyawan Semen Indonesia (SKSI), gelar temu kenal dengan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertran) Muhammad Muhaimin Iskandar.
 
Acara yang berlangssung di Gedung Auditorium Kantor Pusat Semen Gresik, Tuban, tesebut dihadiri ratusan serikat pekerja BUMD dan Swasta. Selain dihadiri Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, acara tersebut juga dihadiri Direktur Utama PT Semen Indonesia, Dwi Soetjipto, Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husein dan jajaran Muspida Tuban serta Ketua DPRD Tuban.
 
Sejumlah perwakilan serikat dari berbagai perusahaan juga menghadiri kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan pemberian kredit lunak bagi sepuluh mitra binaan Semen Indonesia.

 
Adapun perwakilan serikat karyawan yang hadir berasal dari PT PAL, PT PELINDO, PT Sucofindo, PT PTL, PT PJB, PT Petrokimia Gresik, PT Barata Indonesia, PT Semen Padang, PT Swabina Gatra, PT Swadaya Graha, PT Varia Usaha, serta PT lain yang merupakan anak perusahaan dari PT Semen Indonesia.
Ketua SKSI, Adityo Sugeng mengatakan, pertemuan dan temu kenal tersebut merupakan wujud kemitraan SKSI dengan pihak Pemerintah dalam hal ini Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta dengan pihak managemen perusahaan.
“Ini adalah bagian dari kemitraan antara Pemerintah, Perusahaan tempat kami bekerja juga kemitraan dengan kawan lain,” kata Adityo.
 
Dia menjelaskan, SKSI sebagai wadah dari karyawan Semen Indonesia, akan bertindak dan bekerja secara profesional, sebagai mitra managemen dan menggerakan roda perusahaan dan memenuhi setiap kinerja perusahaan. Dengan terjalinya kemitraan itu, SKSI akan mngantar cita-cita karyawan dan mewujudkan kesejahteraan bagi karyawan.
 
“Mitra sejahtera dan profesional inilah, slogan kami. Semoga slogan yang juga menjadi mandat tersebut dapat kami jalankan dengan baik,” katanya.









Akibat Pembatasan Pasokan, BBM Mulai Langka Di Tuban.

Akibat Pembatasan Pasokan, BBM Mulai Langka Di Tuban. SU94R FM RadioNet.com   

Antrian BBM Mulai Terjadi di SPBU.

Puluhan curigen yang di antrikan pemiliknya di SPBU Gerdu Laut.
Tuban – Kelangkaan BBM mulai terjadi di sejumlah SPBU, akibat pembatasan pasokan BBM bersubsidi. Di SPBU Gerdu Laut, Jl. RE Marthadinata, Kel.Karangsari, Kecamatan Tuban Kota misalnya, ratusan curigen berderet di halaman SPBU.

Curigen milik para pengecer ini diantrikan memanjang untuk menunggu giliran  mendapatkan BBM sebelum kemudian di ecer di lokasi kiosnya masing-masing.

Suyanto, salah satu warga Desa Tuwiriwetan, Kecamatan Merakurak, mengaku menunggu giliran mendapatkan BBM ini sudah hampir 5 jam. “berangkat jam 07.00 Wib tapi sampai jam 10.00 Wib belum dapat barang”, akunya.Rabu, (27/08/2014).

Bahkan mereka sempat bingung lantaran sudah berangkat Pagi namun belum kunjung mendapatkan BBM, hingga membuatnya harus bolak balik ke SPBU untuk membelinya. “itupun dapatnya paling juga terbatas, dapat 1 curigen sudah untung kita”, lanjutnya.

Kelangkaan ini akibat kebijakan Pertamina yang membatasi pasokan ke SPBU dengan alasan untuk mengsinkronkan jatah subsidi Pemerintah hingga akhir tahun. “mestinya Pemerintah tidak membuat kebijakan yang membingungkan masyarakat”, celetuknya.

Sebab kalau harus ada kelangkaan, maka yang dirugikan tetap masyarakat kecil, terlebih masyarakat pedesaan. Mereka mengaku lebih baik dinaikan tapi ada barang dari pada harus langka tidak naik.

“kita sudah hampir satu minggu kesulitan mendapatkan BBM”, pungkas warga ini yang mengaku berjualan BBM sudah hampir 2 Tahun ini.

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1435 H

BERITA POPULER SUGAR FM