Dua Bulan Lebih Jalan Longsor Belum Diperbaiki.
Tuban - Jalan penghubung Kecamatan Singgahan dan Kecamatan Montong di Kawasan Wisata Air Terjun Nglirip mengalami longsor. Meski sudah Dua Bulan lebih belum ada tanda-tanda untuk diperbaiki. Bahkan, tanda Peringatan atau Rambu pun tidak ada. Kondisi jalan yang menikung itu membahayakan keselamatan pengguna jalan, apabila tidak berhati-hati saat melintas di jalan tersebut.Jalan longsor sepanjang kurang lebih 5 meter, dan hanya diberikan pembatas berupa batu dan rambu-rambu dari batang kayu seadanya oleh warga sekitar. Jalan yang longsor ini hanya bisa dilalui satu arah saja. Di sisi Selatan jalan tempat rusaknya jalan tersebut terdapat jurang curam dan sungai di bawahnya.
Rahmad Ihwadi (35), warga Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan mengatakan, longsornya jalan ini sudah Dua Bulan lebih, dan hingga saat ini belum ada upaya perbaikan dari pihak terkait. “Jalan itu longsor karena tergerus air hujan beberapa waktu lalu,” tutur Rahmad, Minggu (12/05/2013).
Agar tidak membahayakan pengguna jalan, oleh warga dipasangi rambu-rambu berupa Bendera seadanya, agar pengendara mengetahui jika jalan tersebut rusak. “Di sana sering ada pengendara jatuh karena kaget mengetahui ada jalan yang longsor setelah melewati tikungan, untungnya mereka tidak sampai jatuh ke jurang,” kata Rahmad.
Sementara itu salah seorang pengguna jalan bernama Mubaroq (23) warga Kecamatan Jatirogo mengatakan, jalan yang longsor sangat berbahaya terutama malam hari. ” Saya yang sering lewat harus ekstra hati-hati, apalagi yang jarang lewat kalau tidak hati-hati bisa masuk jurang,” katanya.
Dirinya berharap, jalan yang longsor segera diperbaiki agar tidak membahayakan pengguna jalan dan memakan korban.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar