Digital clock

BANNER

MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN

KABAR SEPUTAR TUBAN

JAM SUGAR FM

Kamis, 31 Mei 2012

Pencurian Kayu Jati di Tuban Berhasil DIGagalkan

SU94R FM RadioNet.com
Tinggalkan Kendaraan, Penjarah Hutan Kabur

Tuban  - Petugas gabungan dari jajaran Kepolisian Polres Tuban bersama dengan petugas Perhutani KPH Tuban melakukan penggrebekan aksi penjarahan kayu Jati hasil hutan yang terjadi di wilayah hutan Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. Dalam pengrebekan tersebut sempat terjadi kejar-kejaran antara polisi dengan pelaku. Namun, pelaku yang diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang berhasil kabur.

Dalam aksi penggrebekan penjarahan hasil hutan, yang diwarnai aksi kejar-kejaran antara petugas dengan para pelaku penjarahan hutan tersebut, petugas berhasil mengamankan satu Truk Kayu Jati berukuran besar yang masih berbentuk glondongan. Namun sebelum melarikan diri, sejumlah pelaku penjarahan sempat melakukan pengrusakan terhadap truk yang digunakan untuk memuat Kayu Jati hasil jarahan dari hutan.

Kejadian pengrebekan tersebut terjadi di kawasan hutan jati petak 39 RPH Sugihan, BKPH Kerek, KPH Tuban, saat itu petugas dari perhutani yang sedang melakukan patroli hutan mengetahui sekelompok orang yang sedang melakukan penembangan kayu jati yang berada di kawasan hutan tersebut.

Kemudian setelah mengetahui hal tersebut, petugas dari Perhutani langsung menghubungi sejumlah petugas yang lain dan juga petugas Kepolisian untuk ikut melakukan penggrebekan. Pasalnya, pelaku penjarahan hutan tersebut jumlahnya diperkirakan lebih dari 15 orang, selain itu saat mengetahui aksi diketahui oleh petugas, para penjarah kayu hutan tersebut berusaha untuk keluar dari hutan dengan menggunakan truk.

Setelah pelaku penjarahan kayu jati tersebut keluar dari hutan dengan membawa sejumlah barang bukti berupa kayu jati glondongan, petugas langsung melakukan pengejaran. Begitu sampai di Desa Karanganyar, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban sudah ada petugas kepolisian yang melakukan penghadangan. Truk pun dihentikan dan para pekunya melarikan diri.

"Tindakan ini kita lakukan untuk menangani masalah pembalakan liar yang terjadi di wilayah hutan di Tuban yang selama ini sudah sering terjadi, kita berhasil mengamankan 1 buah kendaraan roda empat yang digunakan pelaku berserta dengan 13 kayu jati glondongan," terang Engkap, Waka ADM Wilayah Perhutani KPH Tuban, Rabu (30/05/20120).

Saat ini kasus pembalakan liar tersebut sudah diserahkan kepada pihak Kepolisian Polres Tuban untuk melakukan pengejaran terhadap para pelaku belasan orang yang melakukan penjarahan yang berhasil melarikan diri ke arah hutan, sedangkan untuk barang bukti berupa 1 truk bersama dengan 13 batang kayu jati glondongan sudah diamankan.

Pengamanan sudah Maksimal Masih Kebobolan Juga.

Meski Perhutani terus melakukan pengamanan maksimal terhadap assetnya berupa kayu jati, toh masih juga kebobolan pada periode Mei ini. Pencurian  kayu ilegal kembali terjadi di wilayah hutan KPH Tuban.
Beruntung Danru Polmob, Joko Pitono, beserta anggotanya, KRPH Sugihan, M. Talkah, sejumlah Mandor polter RPH Sugihan saat melakukan patroli di kawasan hutan petak 27 RPH Sugihan BKPH Kerek KPH Tuban,  jam 3 dinihari mengetahui sebuah Colt L 300 berwarna hitam sedang asyik-asyiknya di dalam hutan sedang memuat kayu illegal dari kawasan hutan KPH Tuban.
Dan benar. Bahwa ColtL 300 dengan nomor Polisi S 8040 HD tersebut memuat kayu jati bulat berbagai ukuran sebanyak 9 batang, dengan volume sekitar 1,223 M3 tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah. Saat tim ini bergerak untuk melakukan penggrebekan sekitar 8 pelaku curjati (pencurian kayu jati), berhasil kabur melarikan diri.
KRPH Sugihan, M.Talkah, dan Danru Polmob KPH Tuban, Joko Pitono, ketika dikonfirmasi menerangkan bahwa berdasarkan bukti yang ada pelaku sebanyak 8 orang termasuk sopir diperkirakan dari Dusun Karanganyar, Desa Temaji, Kecamatan Jenu.
“Karena tersangka berhasil kabur, kami melaporkan kejadian ini ke pihak Polres Tuban. Untuk pengamanan dan proses penyidikan barang bukti diserahkan ke polres setempat. Langkah selanjutnya dan berdasarkan info dari berbagai sumber akhirnya salah seorang tersangka sudah terendus akan melarikan diri ke Gresik,” cerita Joko Pitono, Rabu (30/05/2012).
Ditambahkan M. Talkah akhirnya salah satu gembong tersangkapencurian tersebut yang bernama Cipto Bin Pagi (42) berhasil ditangkap di rumahnya sendiri di dusun Karanganyar Desa Temaji.
Saat penangkapan, diketahui Cipto sedang bercinta dengan istrinya pada sore hari itu. Namun saat akan ditangkap petugas, dia sempat melarikan diri ke hutan. Karena takut terkena hukuman penjara dia berhasil melarikan diri lagi ke tempat saudaranya. Aksi kejar mengejar ini, pelaku akhirnya tertangkap di rumah saudaranya tepat pada pukul 1 tengah malam.
Sementara itu, Wakil Adm. Sub Tuban Timur (Korkam), Engkap Kapriadi, menyatakan jikalau patroli gabungan tersebut merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir pencurian pohon yang terjadi di wilayah hutan KPH Tuban. Sedang tersangka pelaku sebanyak 8 orang tengah dalam pengejaran kepolisian.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

TOKO JUID JAYA

BERITA POPULER SUGAR FM