Digital clock

BANNER

MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN

KABAR SEPUTAR TUBAN

JAM SUGAR FM

Rabu, 07 Maret 2012

TARIF DASAR LISTRIK NAIK MULAI MEI 2012

SU94R FM RadioNet.com
 Mulai Mei, Tarif Listrik Naik

Jakarta - Pemerintah memastikan rencana kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) akan segera mulai diberlakukan pada bulan Mei 2012. Kenaikan TDL tersebut akan dilakukan secara bertahap sampai dengan 3 kali.

Demikian disampaikan Menteri Keuangan, Agus Martowardojo saat ditemui di kantor Kementerian ESDM Jakarta, Rabu (7/3/2012). "Mulai dari Mei TDL akan naik 3% secara berturut-turut setiap bulannya. 3%,3% dan 3%," kata Agus Marto.

Sementara itu terkait subsidi listrik pemerintah mengusulkan penambahan sebesar Rp53 triliun. "Ya subsidi listrik kita tambah Rp53 triliun, jadi totalnya Rp90 triliun," ujar Menkeu.

Penambahan subsidi tersebut akan dimasukan dalam perubahan APBN yang akan dilakukan pemerintah pada Maret ini. "Kita harapkan selesai di bulan Maret ini," tambahnya.

Sekadar diketahui, melalui RAPBN Perubahan 2012, pemerintah mengajukan kenaikan TDL pada Mei 2012. Kenaikan TDL 10 persen akan mengurangi subsidi listrik tahun 2012 sebesar Rp8,9 triliun. Dengan kenaikan rata-rata sebesar 10 persen, maka TDL akan meningkat dari Rp729 menjadi Rp796 per kWh.
Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik menyatakan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) kemungkinan akan dilaksanakan pada Mei 2012 mendatang dengan besaran kenaikan tiga persen setiap triwulan.

"Kalau April (APBN-P 2012) sudah diputuskan April, yah bisa Mei dan tiap tiga bulan naik setelah itu," kata Jero Wacik di Jakarta, Selasa 6 Maret 2012.

Ia menjelaskan dalam usulan APBN-P 2012, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) diusulkan naik pada April 2012. Sedangkan TDL diusulkan pada bulan berikutnya dengan skema dicicil tiga persen setiap bulan.

Kenaikan harga TDL ini, lanjutnya, lebih mudah dibandingkan kenaikan harga BBM bersubsidi karena subsidi listrik langsung kepada pemakai dan telah sesuai, sedangkan bbm bersubsidi setiap orang yang ingin membeli bbm bersubsidi tinggal datang ke SPBU.

Kenaikan tiga persen setiap triwulan ini merupakan cara yang ditempuh pemerintah agar masyarakat tidak terlalu terkejut dengan dampak kenaikan BBM dan TDL. "Jadi kita atur sesudah BBM," katanya.

Sebelumnya, rencana pemerintah untuk menaikkan tarif dasar listrik tiga persen per triwulan dipandang tidak akan berdampak signifikan dan tak lantas mengurangi subsidi listrik dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, karena hanya menyesuaikan dengan harga minyak mentah yang semakin tinggi.

Kenaikan TDL bertahap selama tiga kali belum tentu menurunkan besaran subsidi di APBN, karena harga minyak naik terus. Jadi, ini hanya kompensasi perubahan harga minyak untuk subsidi," kata Direktur Eksekutif Institute for Essential Service Reform (IESR), Fabby Tumiwa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1435 H

BERITA POPULER SUGAR FM